Halo! Gua adalah seorang fans Arsenal yang kebetulan suka baca buku, main game, olahraga, menabung, dan mengaji.

Teknik Vokal: Pengertian & Tips dari Pelatih Kelas Dunia (Penyanyi Wajib Baca)!

Dalam musik ada unsur yang sangat penting, yaitu vokal atau suara atau nyanyi. Tapi, bagaimana teknik bernyanyi atau vokal yang bagus agar vokalis menyanyikan sebuah lagu dengan baik?

Maka, gua akan menjelaskan tentang teknik-teknik dalam vokal, tapi diawali dengan pengertian vokal. Selain itu ada unsur-unsur vokal, dan serba-serbi lainya.

Yuk, kita mulai!

Pengertian Vokal

Teknik Menyanyi
by chordeasy

Secara bahasa, vokal diambil dari bahasa latin: vocalis yang artinya berbicara atau bersuara. Dan secara seni musik, vokal adalah alunan nada-nada yang dikeluarkan dari suara manusia. Bisa dibilang vokal itu jenis bermusik yang paling populer, karena bisa dilakukan di manapun walaupun tanpa tambahan alat music apapun.

Bahkan vokal bisa menghasilkan suara dari alat musik tertentu, dan kita bisa melihatnya orang yang sedang melakukan beat box.

Vokal manusia itu berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh bedanya bentuk dan alat pembentuk suara manusia. Batas wilayah suatu nada yang dapat dikeluarkan (suara) oleh seseorang disebut Ambitus suara. Dan untuk meningkatkan atau ‘melengkapi’ kemampuan vokal dan indahnya suara kita, kita membutuhkan instrument, yaitu nada-nada yang keluar dari suatu alat musik yang digunakan.

Pengertian Teknik Vokal

pengertianya
by WikiImages

Kalau tadi kita sudah membahas arti dari vokal, tidak lengkap kalau tidak membahas pengertian dari teknik vokal ini. Teknik vokal bisa disebut cara memproduksi suara yang baik dan benar, agar suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.

Selanjutnya, kita akan membahas pendukung suara manusia oleh unsur-unsur teknik vokal yang ada di bawah ini.

Unsur-unsur Teknik Vokal

Unsur Teknik Vokal
by donnaskolnick0

Unsur teknik vokal adalah pendukung suara manusia, dan mereka adalah:

  1. Teknik Artikulasi

Artikulasi adalah bagaiamana cara pengucapan kata demi kata ataupun huruf demi huruf dengan benar dan jelas. Adapun faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam artikulasi yang baik, adalah:

  • Sikap badan kita harus baik dan benar dalam menyanyi atau membawakan lagu.
  • Posisi mulut yang baik dan benar ketika menyanyi.
  • Berlatih vokalisis.
  • Teknik pembentukan bunyi vokal.
  • Teknik pembentukan bunyi konsonan.
  1. Teknik Pernapasan

Sebuah kegiatan untuk menghirup udara sebanyak-banyak mungkin yang akan disimpan, dan dikeluarkan secara sedikit demi sedikit sesuai keperluan. Dan dalam bernyanyi, pernapasan sangatlah penting, karena udara yang akan kita gunakan sangatalah banyak dibanding nafas kita sehari-hari tanpa bernyanyi.

Karena itulah, kita perlu mengisi paru-paru kita dengan udara sebanyak mungkin saat menyanyi. Ada tiga cara pernapasan dalam menyanyi:

  • Teknik pernapasan dada: Cocok untuk penyanyi yang muda lelah, karena nada-nadanya yang rendah.
  • Teknik pernapasan perut: Kurang cocok digunakan dalam bernyanyi, karena udara cepat habis membuat penyanyi cepat lelah.
  • Teknik pernapasan diafragma: Paling cocok untuk bernyanyi, karena udara yang digunakan mudah diatur pemakaianya, punya power dan stabilitas vocal yang baik.
  1. Teknik Phrasering

Phrasering ini aturan penggalan kalimat yang baik dan benar, menjadikanya mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Jika ingin bisa phrasering yang baik, seorang vokalis atau penyanyi harus bisa memahami arti dalam sebuah lirik lagu, kalimat per kalimat, tujuan dan pesan lagu, dan paham susunan nada dan syair lagu itu satu kesatuan yang utuh.

Bernyanyi tidaklah sesederhana membaca sebuah lirik lagu, karena sang penyanyi harus paham kalimat yang ada di lirik lagu sejelas mungkin, paham tanda-tanda dinamikanya, tekanan nada, susunan nada, dan lainya yang perlu dikerjakan bersamaan dengan pemenggalan kalimat.

  1. Teknik Sikap Badan

Ini juga merupakan unsur penting, karena sikap badan adalah bagaimana posisi badan seorang penyanyi yang sedang bernyanyi, bisa dengan duduk ataupun berdiri, yang jelas haruslah tersalurkan pernapasan yang baik (tidak terganggu).

Sikap badan ini sangatlah berpengaruh pada produksi suara seorang penyanyi, baik yang solo ataupun group.

Ada yang perlu diperhatikan dalam sikap tubuh saat duduk dan berdiri, antara lain:

A. Bernyanyi dengan Sikap Duduk

  • Posisi duduk tetap tegap, rileks (santai), dada ke depan.
  • Posisi kedua kaki ke depan dan menempel dengan lantai.
  • Busungkan dada, agar tulang rusuk kita berkembang dan rongga di dada bertambah besar.

B. Bernyanyi dengan Sikap Berdiri

  • Posisi kedua kaki siap menjadi tumpuan ketika berdiri, badan tetap rileks atau tenang, jangan tegang karena akan menggangu produksi suara.
  • Kedua bahu dalam posisu datar dan busungkan dada agakke depan, agar suara yang dihasilkan lebih maksimal, dan kedua tangan tetap rileks.
  • Kedua kaki direnggangkan dengan santai, dan salah satu kaki sedikit dimajukan ke depan.
  • Lutut kaki tetap rileks dan mudah digerakan.
  1. Teknik Resonansi

Resonansi ini adalah sebuah upaya memperindah suara dengan memanfaatkan atau memfungsikan rongga-rongga udara yang bisa bervibrasi atau bergetar di daerah mulut dan tenggorokan.

Kualitas dan kuantitas dari hasil suara penguatan resonansi akan membuat warna suara atau instrument dengan instrument lain berbeda. Contoh: violin mengeluarkan suara yang tipis dan tinggi, sedangkan contra bass akan mengeluarkan suara yang tebal dan besar. Nah, warna suara dari kedua instrument ini berbeda karena secara fisik, masing-masing punya ruang resonansi yang berbeda.

Begitu juga dengan semua manusia, pasti berbeda-beda ukuran, bentuk, atau kualitasnya. Tapi, saat bernyanyi semua punya fungsi yang sama, yaitu rongga resonan menguatkan dan memperbesar getaran suara dari asalnya atau sumbernya (pita suara).

Ada 3 rongga resonansi pada manusia, yaitu:

  • Resonan atas (nasal cavities atau langit-langit keras) yaitu semua rongga yang ada di atas mulut dan tenggorokan pada kepala manusia.
  • Resonan tengah yaitu mulut dan bagian mulut belakang (pharink).
  • Resonan bawah yaitu dada.
  1. Teknik Vibrato

Mirip dengan resonansi, yaitu memperindah lagu dengan memberikan gelombang atau suara yang bergetar secara teratur, yang biasanya diterapkan pada akhir sebuah lagu. Walaupun tidak semua lagu menggunakan vibrato, ada yang lagunya tetap polos atau vibratonya dikurangi. Karena vibrato yang berlebih bisa mengubah nada dan vocal, dan vibrasi yang di buat-buat bisa memberikan kesan seperti orang kedinginan.

  1. Teknik Improvisasi

Dalam memperindah lagu atau untuk membuat lagu semakin indah, dengan mengubah sebagian melodi lagu secara professional, dengan catatan tidak mengubah melodi pokoknya.

Banyak para penyanyi yang membawakan lagunya sendiri secara live, membuat improvisasi vokal, agar punya rasa sendiri dalam membawakan lagu secara live dibanding rekaman. Atau kita bisa melihatnya pada penyanyi cover yang kerap kali mempirovisasikan sebuah lagu, bahkan sampai mengubah melodi pokoknya (selama bagus, ini tidak masalah).

Yang jelas, improvisasi ini bertujuan untuk memperindah sebuah lagu, bukan mengganti sebuah lagu.

  1. Teknik Intonasi

Yang terakhir adalah intonasi yang merupakan tinggi dan rendahnya suatu nada yang harus dijangkau (penyanyi) dengan tepat. Adapun syarat dalam terbentuknya intonasi yang baik adalah: Pendengeran yang baik, kontrol pernapasan, dan rasa musikal.

Ketepatan intonasi dalam setiap lagu yang dinyanyikan merupakan kewajiban sekaligus harapan setiap penyanyi.

Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam teknik intonasi ini, yaitu:

  • Tenang (tidak tegang), tetap percaya diri, dan tidak takut akan mencapai nada-nada yang tinggi dalam bernyanyi.
  • Fokus dan hilangkan semua keraguan dalam mengambil nada, agar tinggi nada tidak turun.
  • Latihan teknik pernapasan dengan diafragma, supaya nafas lebih panjang.
  • Pita suara dilaraskan, khususnya pada pengulangan nada dan nada yang ditahan.
  • Peka terhadap suara lain seperti musik pengiring.
  • Melatih interval untuk bisa melompat dari nada ke nada lain dengan tepat.
  • Melatih nada-nada peralihan register suara untj menyanyikan lagu yang berpindah kunci.
  • Melatih batas wilayah nada-nada, baik nada tinggi atau nada rendah.
  • Pengucapan huruf-hruf hidup harus jelas agar tinggi nada tidaklah berubah.
  • Tidak terpengaruh dengan tangga nada lain (terbawa kebiasaan menyanyikan lagu daerah asal yang berbeda tangga nada).

Baca Juga: Rahasia Teknik Melukis dari Pelukis Dunia yang Harus Diketahui

Jenis-jenis Nada dan Suara

vokal anak kecil
by klimkin

Sifat atau jenis nada ada 4, yaitu:

  1. Fitch: Ketetapan jangkauan nada.
  2. Durasi: Adalah lamanya sebuah nada yang harus disembunyikan.
  3. Intensitas Nada: Keras atau lembutnya nada yang harus dibunyikan.
  4. Timbre: Warna suara yang berbeda-beda dari setiap orang.

Untuk suara, ada 4 jenis, yaitu:

  1. Ambitus Suara: Luas suatu wilayah nada yang bisa atau mampu dijangkau (oleh penyanyi).
  2. Crescendo: Suara yang tadinya pelan berangsur-angsur keras.
  3. Descrescendo: Suara yang tadinya keras berangsur-angsur pelan.
  4. Stacato: Suara dalam nyanyian yang terpatah-patah.

Lalu ada suara manusia yang dibagi menjadi 3:

  1. Suara Pria Dewasa
  • Tenor (suara tinggi bagi pria).
  • Bariton (suara sedang bagi pria).
  • Bas (suara rendah bagi pria).
  1. Suara Wanita Dewasa
  • Sopran (suara tinggi bagi wanita).
  • Messo Sopran (suara sedang bagi wanita).
  • Alto (suara rendah bagi wanita).
  1. Suara Anak-anak
  • Tinggi.
  • Rendah.

Tips Melatih Vokal

Tips penyanyi dunia
by AlejandroAlvarino

Gua akan membagikan tips-tips vokal dari salah satu coach yang telah menghasilkan banyak penghargaan bahkan menjadi legenda musik. Dan ada quote yang saya suka dari dia.

You don’t have to have the best voice in the world, but you do have to have a good one. And one that won’t quit on you when it matters.

Oke lanjut ke tips-nya!

Tips Teknik Vokal: Bernapas dengan Diafragma

Jika Anda ingin bernyanyi, Anda harus bernapas ke tulang rusuk dan kembali. 360 derajat di sekitar pinggang (tepat di bawah dada Anda) perlu diperluas ke luar. Itulah satu-satunya cara diafragma akan jatuh dan menarik air ke dalam lubang yang lebih dalam dari paru-paru Anda. Buat diafragma Anda bekerja untuk Anda,  alih-alih melawan Anda. Ayo, gunakan nada tinggi!

Tips Teknik Vokal: Buka Tenggorokan Anda

Letakkan jari-jari Anda di atas tenggorokan Anda. Buka rahangmu. Apakah Anda merasa tenggorokan Anda bergerak ke bawah? Semoga. Sekarang, jaga jari-jari Anda di bagian atas tenggorokan dan jepit pipi Anda dengan keras. lakukan lagi. Apakah tenggorokan Anda bergerak lebih jauh ke bawah. Seharusnya begitu.

Peregangan itu sangat bagus untuk membuka tenggorokan Anda. Lakukan setiap hari. Latih beberapa latihan vokal Anda dengan pin untuk meningkatkan kedalaman laring. Ini adalah cara untuk membuka tenggorokan Anda sebelum dan selama bernyanyi.

Tips Teknik Vokal: Buka Mulut Anda

Jatuhkan rahang ke bawah saat menyanyikan vokal. Ini membawa lebih banyak suara dan volume ke suara Anda. Itu ajaib.

Jangan ragu untuk buka mulut anda, sampai bisa mengeluarkan semua suara. Agar terdengar jelas, dan biarkan orang mendengarkan suara anda yang menakjubkan!

Tips Teknik Vokal: Berpikir Nada Rendah untuk Nada Tinggi.

Pikirkan suara Anda seperti lift. Saat naik, rantai berat menariknya ke bawah (itulah nada tinggi Anda). Ketika menurunkan, rantai terangkat. Pikirkan suara Anda seperti katrol.

Jangkau nada tinggi, angkat untuk nada rendah. Anda akan melihat penyanyi yang sangat baik tidak mengangkat dagu mereka untuk nada tinggi. Bekerja seperti pesona. Bukankah anda ingin menjadi penyanyi kelas dunia yang punya pesona yang besar?

Bernyanyi juga harus menggunakan pikiran!

Tips Teknik Vokal: Lidah Bawah

Bernyanyi dengan lidah tinggi menyebabkan semua jenis masalah. Saya berbicara tentang bagian belakang lidah Anda. Lidah yang tinggi adalah salah satu alasan hidung, masalah dengan transisi melalui “istirahat”, dan suara tegang yang kencang.

Buka mulut Anda, ambil menguap lembut dan lihat apakah Anda bisa menjatuhkan bagian belakang lidah Anda di awal menguap. Anda harus berlatih sebentar sebelum turun (Anda tidak akan memaksanya). Pikirkan tentang menjatuhkan lidah Anda dan selama bernyanyi untuk membantu Anda mengontrol suara Anda.

Saran yang berguna untuk menjatuhkan lidah adalah: bayangkan memiliki punggung di mulut Anda, bayangkan Anda menelan vitamin atau minum segelas air.

Tips Teknik Vokal: Perhatikan Dada Anda

Menjatuhkan dada sebagai penyebab tunggal kurangnya kontrol napas dan tekanan suara. Anda hanya akan bernyanyi dari tenggorokan dan kehabisan napas terlalu dini saat dada Anda turun. Perhatikan jika Anda menjatuhkan dada Anda pada akhir frasa dan berlatih menjaganya sepanjang frasa (sampai Anda melatihnya biasanya).

Tujuannya adalah menjaga dada terangkat dan bahu serta leher santai saat Anda bernyanyi. Perhatikan bahwa kontrol meningkat hampir secara instan!

Tips Teknik Vokal: Berhenti Bernyanyi dengan Begitu Banyak H’s (dalam Lagu Bahasa Inggris)

Suara-suara hebat punya batasnya h atau menghilangkannya sama sekali.

You-hoo-hoo vs. You-oo-oo. Petunjuk: Anda biasanya ditambahkan ketika Anda menyanyikan beberapa not pada satu vokal. Penyesuaian kecil yang tidak terlatih suara membuatnya berubah nada. Terlalu banyak suara amatir dan berombak. Batasi h’s  Anda dan suara lebih halus secara instan!

Penutup

Gua harap ini membantu suara Anda menguasai dunia nyanyi Anda, di mana pun Anda berada. Semoga apa-apa yang gua berikan bisa anda pahami dan bisa dipelajari dalam karir bernyanyi anda!

Keep Sarungan!

1 thought on “Teknik Vokal: Pengertian & Tips dari Pelatih Kelas Dunia (Penyanyi Wajib Baca)!”

  1. I see you don’t monetize sarungan.net, don’t waste your traffic,
    you can earn additional bucks every month with new monetization method.
    This is the best adsense alternative for
    any type of website (they approve all sites), for more details simply search in gooogle:
    murgrabia’s tools

    Reply

Leave a Comment