Teknik Fotografi dan Komposisi Fotografi Untuk Para Pemula!

10 min read

Teknik Fotografi

Siapa yang senang dengan fotografi tapi tidak tau tekniknya? Atau ada yang mau menjadi seorang fotografer professional tapi bingung teknik apa yang cocok bagi para pemula? Atau kalian yang sudah menjadi seorang photographer tapi ingin mengembangkan teknik fotografi-nya? Maka ini artikel yang tepat untuk Anda.

Di sini kita akan membahas teknik fotografi bagi para pemula, teknik fotografi untuk profesional, dan komposisi apa yang cocok untuk para fotografi. Untuk lebih lanjutnya, yuk, kita mulai scrolling ke bawah.

Baca Juga:
25+ Jenis Fotografi yang Wajib Anda Ketahui (dan Contoh)!
Toy Photography: Mainan yang Bernyawa

Teknik Fotografi Bagi Pemula

Untuk anda yang masih pemula dan ingin pengembangkan teknik-teknik fotografi yang kalian inginkan, maka di bawah ini akan dijelaskan dengan singkat, padat, dan jelas agar anda bisa langsung praktik dan mulai mengembangkan kemampuan kalian dalam memotret objek.

Apakah ada teknik yang belum kalian kusai?

Teknik Zooming

Teknik Fotografi zooming

Zooming atau membesar dan memperkecil, adalah teknik yang menjadikan objek utama terlihat lebih jelas dibanding backgroundnya yang terlihat lebih kabur. Zooming seakan-akan menegaskan bahwa suatu objek dan membuat objek tersebut menjadi semakin mencolok.

Untuk melakukan teknik zooming, harus menggunakan lensa zoom dan ketelitian dalam melakukan fokus zoom. Kecepatan rana sangat berpengaruh dalam teknik ini, setidaknya tidak lebih dari 1/30 kecepatan rana. Gunakan tripod untuk kesan yang lebih baik, dan mengurangi kesan gerak dalam mengambil gambar dengan lensa zoom.

Teknik Panning

teknik fotografi panning
Gambar oleh Rudy and Peter Skitterians

Objek yang bergerak harus terlihat jelas dan tajam, dan background dibelakangnya harus ada kesan diam atau kabur, inilah teknik Panning.

Butuh ketelitian yang cermat dalam menggunakan teknik ini. Biasanya, speed rendah di 8 – 60 yang digunakan oleh para photographer dan memakai tripod untuk kestabilan kamera dalam mengambil gambar.

Teknik Freezing

Teknik Fotografi freezing

Selain panning, ada juga teknik mengambil gambar benda bergerak, yaitu freezing. Biasanya ini objek yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi. Dengan menggunakan teknik ini, seakan-akan objek benda tersebut menjadi diam terbeku, makanya namanya freezing. Dengan teknik ini, objek yang kita potret menjadi sangat tajam walaupun objek tersebut sedang bergerak.

Teknik Macro

teknik fotografi macro
Gambar oleh Rudy and Peter Skitterians

Kalau tadi teknik zoom menggunakan lensa zoom, dan pengambilanya bisa dari jarak jauh, Teknik Macro ini kita mengambil gambarnya dengan jarak yang sangat-sangat dekat. Bisa juga dicampur dengan teknik zoom, sehingga hasilnya makin detail. Teknik ini berfungsi, seakan-akan objek yang tadinya kecil, menjadi terlihat besar. Butuh kesabaran dan komposisi yang pas untuk mendapatkan gambar dari teknik ini.

Teknik Siluet

teknik fotografi siluet
Gambar oleh skeeze

Seperti yang kita tau, siluet adalah bayangan, jadi objek yang kita ambil berupa bayanganya saja. Tetapi bukan bayangan yang dibawah kaki kita, melainkan objek yang tertutup oleh bayanganya sendiri akibat menutupi cahaya. Makanya objeknya harus diterangi dari belakang secara keseluruhan atau total.

Yang paling penting dalam menggunakan teknik ini adalah, objek yang diambil harus benar-benar berwarna hitam atau terlihat hitam. Jadi, jangan sampai ada seberkas cahaya apapun yang masuk ke objek kita.

Teknik Fotografi untuk Profesional

Jika kamu sudah mengusai teknik-teknik fotografi untuk para pemula, maka kamu harus naik level menjadi seorang profesional. Dan tentunya, teknik-nya juga berbeda, dengan kesulitan yang lebih menantang, lebih asik, dan pastinya bikin kamu lebih berkembang.

Seperti apa saja tekniknya? Yuk, kita lihat di bawah ini!

Teknik HDR

teknik fotografi HDR
Gambar oleh WikiImages

HDR, singkatan dari High Dynamic Range, merupakan serangkaian teknik yang digunakan para fotografer atau photographer dalam memproduksi sebuah jangkauan cahaya yang lebih dinamis, lebih besar, daripada mengguankan teknik fotografi yang standar. Ini Level up-nya.

Kalau biasanya kita mengambil gambar yang jangkauan pencahayaanya terbatas, mungkin kita masing menggunakan kamera no-HDR. Jadinya, hasil dari gambar yang kita ambil akan kurang detail, khususnya pada area gelap dan terang.

Dengan teknik ini, kita mampu mengatasi masalah itu. Teknik HDR akan mengambil banyak gambar dengan tingkat kecahayaan yang berbeda-beda dan akan digabungkan untuk menghasilkan sebuah gambar atau foto dengan jangkauan pencahayaan dan tone yang lebih luas lagi. Selain itu, foto HDR bisa diolah juga di Photoshop atau software pengolah foto lainya.

Teknik High Speed

teknik fotografi high speed
Gambar oleh Antony Wegener

Tadi ada teknik freezing, yang mengambil gambar yang sedang bergerak cepat. Nah, kalau sekarang objek kita kali ini sangat-sangat lebih cepat, setidaknya harus menggunakan shutter speed 1/8000 detik. Gunanya shutter speed yang lebih cepat, akan membuat fotografer bisa mengambil momen objek dan menghilangkan blur objek yang ingin kita potret.

Tidak sembarang kamera yang bisa menggunakan teknik ini. Minimal, kamera harus menggunakan lensa aperture yang lebar, pencahayaan yang baik atau terang, tepat atau baik dalam pengaturan ISO, memiliki sensor yang baik, shutter dan lampu sorot yang mem-mumpuni untuk kamera yang bisa menggunakan teknik ini.

Teknik Soft Focus

Teknik Fotografi soft focus

Ini Teknik yang agak ribet sekaligus menantang. Teknik soft focus adalah bagaimana kita menciptakan atau menghasilkan garis lembut di foto dengan sedikit buram, dan beberapa garis tepi yang tajam.

Bisa dibilang ini adalah gaya fotografi dreamy atau glamour style yang sering dipakai dalam pemotretan acara fashion atau digunakan oleh wedding photographer.

Memang sebagian kamera sekarang ini bisa menghasilkan soft focus yang sudah ada modenya dalam kameranya tersebut. Namun, jika tidak ada mode soft focus, kamu bisa mengakalinya dengan menggunakan cara yang ribet sekaligus menyenangkan. yaitu, kamu meletakkan lensa soft focus di depan lensa yang biasa, lalu setelah terpotret kamu bisa memberikan detail dan efeknya dengan bantuang Photoshop.

Teknik IR atau Infrared

teknik fotografi infra merah infrared
Gambar oleh Didi Reinhardt

Seni menangkap cahaya yang tak terlihat adalah definisi dari teknik fotografi infrared atau infra merah. Dengan menggunakan spektrum warna infra meran (infrared), lah makanya kita harus membuat seni yang menangkap cahaya yang tak terlihat.

Sudah banyak kamera jaman dulu maupun modern yang sudah ada fitur infra red, terutama kamera digital. Selain menggunakan kamera yang ada filter infra merahnya, kita juga perlu tripod untuk stabilizer-nya, karena kita akan menggunakan shutter speed yang lambat dan exposure yang lebih kecil.

Teknik Fisheye

teknik fotografi fish eye
Gambar oleh kjubee

Yes, fisheye atau mata ikan adalah teknik yang memanfaatkan lensa fisheye yang memakai pandangan melingkar 180 derajat seperti mata ikan. Teknik ini memerlukan ke-kreatif-an para fotografer dalam memberikan perspektif yang akan dipotret, indoor maupun outdoor.

Angle yang super lebar dan titik fokus tertentu pada suatu gambar akan memberikan cerita dan warna yang berbeda pada foto yang diambil.

Walaupun awalnya lensa fisheye ini adalah cara bagi para meteorologi untuk bisa memotret seluruh awan untuk diteliti. Tapi, sekarang lensa fisheye sudah menjadi kebutuhan wajib bagi para photographer yang suka mengambil gambar dari beberapa angle yang berbeda.

Komposisi Foto

Selain teknik, ada sebuah hal penting dalam fotografi yang wajib kita tau, kita pelajari, dan kuasai. Namanya adalah Komposisi. Komposisi ini yang akan menentukan bagus atau tidaknya suatu gambar yang akan kita ambil. Walaupun bagus atau jelek itu relevan, namun dalam penilaian suatu karya, komposisi ini sangatlah penting.

Dengan membaca tulisan di bawah ini, kalian akan semakin paham apa yang sesungguhnya perlu anda foto. Dan bagaimana kalian mendapatkan formula yang pas. Yuk, kita baca terus!

Apa itu komposisi foto?

Komposisi adalah satu-kesatuan yang harmonis dari beberapa elemen pendukung foto dengan meletakan komposisi yang tepat pada tempatnya sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang pas dan enak untuk dilihat.

No composition rule is universal. No rule will work for every case. Some clever people have noticed trends in photos that can be summarized as rules and I’ll try to summarize some of those rules. –John Harvey

Consulting the rules of composition before taking a photograph, is like consulting the laws of gravity before going for a walk. –Edward Weston

The so-called rules of photographic composition are, in my opinion, invalid, irrelevant and immaterial –Ansel Adams

20 Teknik Komposisi Fotografi

Berikut ini adalah kedua puluh teknik komposisi dalam fotografi yang wajib kalian tau!

1. Komposisi Foto Rule of Third

Komposisi-ROT

Ini adalah komposisi yang paling mendasar dan harus, wajib, kudu diketahui oleh setiap fotografer atau photographer.

Dalam RoT ini, para fotografer harus membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang besarnya sama, dan menaruh point of interest pada garis atau titik pada bidang yang dibagi menjadi 3×3.

Interisting point ini ada 4 titik, interisting lines ada 2 garis horizontal dan 2 garis vertikal.

Rules of Third ini mengharuskan POI ditaruh di satu titik atau garos tersebut, maka foto akan menjadi lebih menarik untuk dilihat dibandingkan dengan titik atau garis yang lainya.

POI yang ditaruh pada ke-4 titik atau garis di atas bisa objek atau bagian mata dari objek gambar.

Sekarang ini hampir setiap kamera memiliki fitur rules of third atau biasa ditulis grid. Bahkan hp-juga sudah memiliki fitur ini. Tinggal kita yang mempelajarinya saja.

Komposisi-ROT 2
foto : Steve McCurry

2. Komposisi Golden Shape

Komposisi-golden-shape
foto : Steve McCurry

Sekarang kita ke komposisi golden shape yang di mana adalah komposisi foto yang membagi bidang foto, baik yang bertepi garis nyata atau bertepi garis maya menjadi positif-negatif, yang akan membuat sperti adanya kontras antara dua bidang tersebut sehingga menjadikan satu-kesatuan yang harmonis dan indah.

Golden shape ini harus membagi bidang positif-negarif dengan pembagian yang pas dan seimbang, untuk menjadikan gambar yang tampak, terkomposisi dengan pas dan baik, dan pastinya kita bisa menikmatinya.

Ada beberapa pembagian bidang dalam komposisi ini, seperti perbandingan 50:50 atau juga bisa menggunakan perbandingan 30:50. Sesuai objek apa yang akan kita potret atau selera kita lebih masuk ke perbandingan berapa. Kalian yang tentukan sendiri, seni yang kalian sukai!

3. Komposisi Foto Simetris atau Centred Composition

komposisi-simetris 2
Foto : Barry O Carroll

Simetris artinya seimbang, jadi komposisi ini memang harus benar-benar seimbang, tidak ada yang berat sebelah atau miring sebelah.

Komposisi-simetris
foto : Steve McCurry

Namun, dalam hal krativitas, kata mas Steve McCurry, ‘..komposisi itu penting, namun dalam proses kreatif, aturan ada untuk dilanggar.”

4. Komposisi Foto Repetition dan Pattern

foto : Steve McCurry

Dengan pattern atau pola yang harmonis, akan membuat para manusia atau penikmat tertarik dengan suatu gambar. Makanya, banyak gambar atau foto yang berisikan komposisi berpola bisa menjadi sebuah karya yang bagus dan disukai banyak orang.

foto : Steve McCurry

Angle foto dan pemilihan jarak antara lensa dan objek adalah kunci dalam menggunakan teknik komposisi pola dan perulangan ini.

5. Komposisi Foto Perspektif

komposisi prespektif
foto : Steve McCurry

Dengan memaksimalkan efek jauh dekat yang bisa dibuat oleh lensa, sehingga menimbulkan sutu dimensi yang indah dan menawan adalah arti dari teknik pengambilan gambar perspektif.

Kunci dalam komposisi ini adalah kita harus bisa memanfaatkan efek dimensi dan proporsi yang ditimbulkan yang nantinya kita akan memperkuat dan mengarahkan mata kita ke POI, atau perspektif yang ditampilkan akan berdiri sendiri sebagai keindahan dari bentuk komposisi tersebut.

perspektif-komposisi
foto : Simon & His Camera

Dalam komposisi ini, pengaturan angle dan jarak yang pas akan berpengaruh pada hasil yang akan didapatkan. Tidak hanya satu kali potret kamu bisa mendapatkan komposisi yang pas, makanya harus hati-hati atau gambar yang akan kamu ambil malah jadi tidak enak untuk dilihat.

6. Komposisi Foto Frame in Frame

foto : Steve McCurry

sama dengan namanya, kita harus mengarahkan atau membawa mata kita memperhatikan apa yang ada di dalam frame dan mengesampingkan yang ada di luar frame.

Kita tidak membicarakan frame foto yang dijual di toko foto, tapi objek apa yang bisa dijadikan frame yang baik. Entah itu garis yang nyata maupun yang maya.

foto : Steve McCurry
foto : Steve McCurry

Biasanya yang dijadikan frame adalah jendela, pintur, spion, koridor, gedung, atau apapun yang biasanya berbentuk geometris. Dan perlu diketahui, frame tidak harus mengelilingi keseluruhan POI.

7. Komposisi Leading Lines

foto : Steve McCurry

Mata kita biasanya akan terarah pada garis, entah maya maupun maya yang menuju pada objek yang menjadi POI. Atau POI itu sendiri yang menjadi line atau garis dalam foto.

Biasanya jalan, dinding, jembatan, atau apapun yang bisa menjadikan sebuah garis, akan membawa mata kita ke arah objek sebenarnya atau POI.

foto : Catherine
Foto : Barry O Carroll

Ingat, tidak mesti garis lurus, ya untuk memakai komposisi ini. Asah kreatif-mu!

8. Komposisi Foto Negative Space

negative space
foto : Steve McCurry

Salah satu komposisi yang creative adalah komposos negative space ini, yang memakai banyak ruang kosong dalam pengambilan gambarnya.

Ruang kosong yang dimaksud bisa berupa langit, padang pasir, atau apapun itu yang memberi kesan ruang kosong pada foto.

Pengambilan yang tepat, akan membuat foto-mu semakin menarik.

negative space
Foto : Barry O Carroll

9. Komposisi Keseimbangan Elemen Foto

Sepertinya tidak perlu dijelaskan, cukup melihat foto di bawah ini, dan anda akan paham komposisi keseimbangan elemen foto tersebut.

balancing-elements
Foto : Barry O Carroll
balancing-elements-2
Foto : Barry O Carroll

10. Komposisi Foto Golden Spiral

fibonacci-spiral
Foto : picmonkey

Golden Spiral disebut begitu karena persegi panjang dengan perbandingan 1:1.618, yang mengirisnya menjadi sebuah persegi empat yang lebih kecil dan menghasilkan bentuk spiral. Gambaranya seperti rumah siput yang sering kita lihat di gambar-gambar.

Simplenya, jarak ke pusat semakin lama semakin kecil, dan tentu saja menggunakan garis maya.

Objek apa yang bisa dijadikan penghubung golden spiral ini? Bisa tangga menurun, kelopak bunga yang berputar, dan sebagainya.

golden-ratio-2
Foto : Barry O Carroll

11. Komposisi Change your Point of View

change-your-point-of-view
Foto : Barry O Carroll

Kompisi ini bagaimana kita yang tadinya memotret dengan seperti mata memandang atau eye level, menjadi memotret dengan sudut potret yang berbeda, seperti mengambil gambar dari ketinggian, menggunakan bird eye, atau bahkan dari kerendahan atau ant eye.

Inilah komposisi change your point of view.

change-your-point-of-view-2
(Foto : Paul Kirui)

12. Komposisi Foto Refleksi

foto : Takashi Nakagawa

Ya, ini menggunakan teknik refleksi atau pantulan. Biasanya digunakan para photographer yang suka dengan ke-minimalis-an atau abstrak yang indah yang digabungkan dengan refleksi sebagai POI utamanya.

Yang biasa dijadikan objek pantulan itu sendiri adalah genangan air, kaca, lantai, dan sebagainya.

foto : webneel

13. Komposisi Foto Separasi

Perbedaan yang kontras antara objek foto dan background adalah komposisi dari foto separasi ini.

Lebih jelasnya bisa dilihat di gambar ini.

komposisi-separasi
foto : Steve McCurry

14. Komposisi Foto Motion Blur

foto : Steve McCurry

Yang ditonjolkan pada komposisi ini adalah adanya pergerakan objek, background maupun foreground atau keduanya.

Banyak yang ‘berusaha’ untuk tidak terjadinya motion blur ini, tapi ada juga yang menginginkan efek motion blur dalam gambarnya.

Intinya, orang yang ingin memakai komposisi ini, ingin memberikan gambaran bahwa objek yang kita lihat sedang bergerak saat dipotret.

Ini sama seperti memakai teknik panning, untuk pemula.

15. Komposisi Foto Noise

foto : Steve McCurry

Munculnya bintik-bintik atau grain pada suatu foto yang diakibatkan dari ketidaksempurnaan sensor pada kmamera yang mengakibatkan kurang cahaya yang masuk, disebut Noise pada foto.

Walaupun sering dihindari oleh para photographer, namun ada genre yang harus memakai komposisi ini, yang menjadikan cerita dalam foto semakin hidup.

Biasanya genre abstrak, surrealis, konseptual, dan tekstur memakai komposisi ini.

16. Komposisi Fill the Frame

fill-the-frame-3
foto : Steve McCurry

Objek yang kita ambil harus memenuhi frame atau objek diambil dari jarak dekat dan sudut tertentu akan menghasilkan komposisi ini.

17. Komposisi Foto Texture

texture-compositon-4
foto : pinterest

Komposisi teksture ini menampilkan tekstur sebuah objek yang difoto. Bisa dibilang, foto yang kita ambil harus menunjukan kedetail-an dengan pencahayaan yang cukup dan tepat.

Objek yang sering dijadikan komposisi ini adalah tumbuhan, bebatuan, mata, kain, dan lain-lain, dan kawan-kawan.

Biasanya memakai lensa tele atau 50mm ke atas untuk mendapatkan komposisi tekstur ini.

18. Komposisi Warna

pattern-repetition-2
foto : Steve McCurry

Memotret dengan menggunakan komposisi ini akan memberikan kesan emosi, suasana, mood, maupun pesan yang akan diberikan oleh para photographer.

Bahkan foto hitam putih atau biasa disebut BW bisa juga masuk ke dalam komposisi warna ini.

19. Rule of Odds (Pengganggu)

rule-of-odds-composition
Foto : Barry O Carroll

Pernah melihat sebuah foto atau gambar yang bikin kita ‘bingung’ atau ‘tidak yakin’ mana yang menjadi objek dalam pengambilan gambar ini?

Ya, itulah komposisi dari Rule of Odds ini. Foto akan menjadi sangat menarik jika ada hal atau objek yang ganjil yang menjadikan pengganggu dalam suatu foto.

Walaupun kesanya jelek, namun fotonya malah terlihat menarik dan bgaus. Jadi, objek ganjil tersebut harus natural dan enak dilihat.

20. Komposisi Isolasi Objek atau Depth of Field

isolate-the-subject
Foto : Barry O Carroll

Dengan mengisolasi objek dengan membuat background menjadi blur, yang biasa digunakan dalam pemotretan manusia maupun portaiture atau benda lainya, agar para penikmatnya bisa fokus pada objek yang ditonjolkan, itulah komposisi Isolasi Objek.

Penutup

Itulah teknik-teknik yang bisa kalian pelajari dalam hal fotografi. Semoga kalian bisa menjadi fotografi handal dan professional. Yang karya-nya bisa ada di mana-mana, punya pameran sendiri, dan pastinya bisa bermanfaat banyak orang. Teruslah berlatih, teruslah mengasah, teruslah melakukan yang terbaik dengan sepenuh hati.

Keep Sarungan!

4 Replies to “Teknik Fotografi dan Komposisi Fotografi Untuk Para Pemula!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *