10+ Puisi Sahabat: Menjadi Sahabat Sejati dengan Puisi
Sumber: Pixabay

10+ Puisi Sahabat: Menjadi Sahabat Sejati dengan Puisi

Perlu digaris bawahi, ini bukan puisi untuk membuat sahabat menjadi pacar, lho ya. Tolong lah, tau batasan saja. Iya, gua tau itu menyakitkan. Tapi, dibanding merusak persahabatan kalian?Ya, kali ini gua asih akan membahas seputar puisi. Kalau kemarin kita sudah membahas puisi roman picisan, dari penjelasanya hingga contohnya, maka sekarang kita akan membahas Puisi Sahabat.

Puisi dan Sahabat

Sebelum lebih lanjut, kita harus cari tau pengertian sahabat ini. Apakah orang selalu ada kita saat susah maupun duka? Atau yang datang saat mau ngutang aja?

Sahabat

Secara etimologi, shabat berasal dari bahasa Arab ash-shahaabah, الصحابه. Merujuk pada Sahabat Nabi Muhammad SAW. Kalau yang pernah baca atau belajar cerita Nabi Muhammad SAW, maka kalian akan menemukan seseorang yang rela berkorban, membantu, meminta solusi tanpa ragu, dan saling percaya.

Ya, menurut gua, sosok sahabat adalah seperti sahabat-sahabat nabi.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib pernah ditanya, “Wahai Ali, aku lihat sahabat-sahabatmu begitu setia sehingga mereka banyak sekali. Ada berapakah sahabatmu itu?”

“Nanti akan kuhitung setelah tertimpa musibah.” Kata Sayyidina Ali.

Dan gua akan menyerahkan pengertian sahabat ke masing-masing kalian, dengan versi kalian tentunya.

Puisi Untuk Sahabat

Berapa dari kalian yang pernah memberikan puisi untuk sahabat? Maksud gua, sahabat yang benar-benar sahabat. Bukan sahabat rasa pacar lho ya.

Bebas sahabat sesama lelaki atau perempuan, atau sahabat beda jenis kelamin. Beda jenis alam juga boleh.

Ada? Wah, sepertinya hampir tidak ada, ya?

Apakah puisi kepada sahabat masih terbilang ‘alay,’ atau ‘jijik’? Yah, itu kembali ke presepsi masing-masing, lho ya.

Namun, tidak ada salahnya untuk mengirimi sahabat kita dengan puisi-puisi. Siapa tau, sahabat kita yang sedang down akan kembali bersemangat dari puisi yang kita berikan. Siapa tau, sahabat kita yang sedang kehabisan ide dalam penulisanya, akan muncul ide yang tidak diduga-duga akibat puisi yang kita berikan. Siapa tau, sahabat kita yang biasa-biasa aja sama kita, jadi punya rasa lebih akibat puisi yang kita berikan. Eh?

Kita tidak tau, seberapa besar dampak yang kita berikan ke orang lain dari perbuatan kita, sekecil apapun itu.

Ah, banyak bacot. Yuk, mulai puisi untuk sahabatnya!

Baca Juga: Puisi Kahlil Gibran: Hidup dan Puisinya

Puisi Untuk Sahabat (Beneran)

Sumber: Pixabay

Berikut adalah kumpulan puisi yang bisa berikan ke sahabat kita. Semoga suka, dan titip salam buat sahabatmu, ya.

Alam Sebagai Metafora

Puisi Sahabat

Alam adalah hal yang dari awal memiliki keindahan dari Sang Pencipta. Tetesan setiap penciptaan alam adalah keindahan. Bahkan seburuk apapun fenomena alam, tetap ada sisi indahnya. Mau atau tidak. Jadi, penggambaran alam untuk sahabat sangat cocok, karena sahabat membuat hidup kita semakin indah. Mau atau tidak.

Hai Sahabat sedari Kecil, Ini Puisi Untukmu

Jadi, berapa banyak sahabat saat kita kecil dulu, yang bisa dihubungi? Yang masih bisa bermain bersama, bercanda, nonton, dan sebagainya? Coba kalian chat teman lama kalian, ajak ketemuan. Syukur-syukur mereka tidak ‘sibuk.’

Puisi Sahabat Singkat

Ya, memang tidak terlalu singkat, cuman tidak panjang juga, termasuk pendek malah. Cocok untuk kamu yang suka jawab pertanyaan singkat-singkat. Kadang dengan satu huruf. Y.

Puisi Sahabat Panjang(an dikit)

Kalau tadi bermain puisi dengan dua bait, kali ini kita tambah satu bait, untuk kamu yang ingin lebih. Ngena dan tidak gantung. Kudos.

Puisi Sahabat Panjang

Puisi ini cocok untuk ditampilkan ke khalayar ramai, atau acara pentas puisi. Dan siapa tau sahabat kamu nonton saat kamu bawakan puisi yang empat bait ini.

Puisi Sahabat (ke)Panjang(an)

Masih kurang panjang puisi yang empat bait, tenang dari sumber sudah ada puisi yang panjangan lagi. Durasinya maksimal untuk dibawakan pentas. Sekali lagi, siapa tau sahabatmu dating saat kamu pentas. Dan muncul tanda-tanda ‘lebih’ dari sahabat. Eh?

Puisi Sahabat dari Sastarawan

Nah, sekarang kita akan melihat bagaimana tokoho-tokoh sastrawan membuat puisi untuk sahabatnya. Dan memang, sastrawan membuat tulisanya dengan hati maka akan sampai ke hati para pembaca. Terlihat, ada yang orang yang sudah tiada, tapi tulisanya (puisinya) masih terus tersebarkan.

Yuk, lanjut.

Karya Chairil Anwar

Karya Khalil Gibran

Karya Gus Mus

Karya Ajip Rosidi

Karya Idrus Tintin

Karya Widji Tukul

Karya Widji Tukul

Karya W.S. Rendra

Karya Andrea Hirata

Karya Fiersa Bersari

Persahabatan yang tulus tak mengenal perpisahan. Mungkin jauh, mungkin hilang komunikasi namun sahabat sejati akan selalu hidup dalam hati.

sumber twitter fiersa bersari

Karya Boy Candra

Sebab sahabat itu saling tumbuh, bukan yang hilang ketika satunya jatuh

Udah

Itulah kumpulan puisi dari sastrawan lawas masa sekarang yang masih eksis. Sahabatmu adalah bagian dari kisah hidupmu sendiri. Tidak ada salahnya kita apresiasikan dia dengan sesuatu hal yang dia sukai atau bisa jadi sesuatu yang berbeda dari kebanyakan sahabat. Seperti puisi misalnya.

Salamkan aku untuk sahabatmu.

Keep Sarungan!

 

Leave a Reply

Close Menu