Halo! Gua adalah seorang fans Arsenal yang kebetulan suka baca buku, main game, olahraga, menabung, dan mengaji.

Puisi Roman Picisan: (Bukan) Puisi Cinta tak Bermutu!

Puisi Roman Picisan – Kebanyakan website akan membuat 100 Puisi Roman Picisan Terlengkap dan Terbaru Paling Ahsiap Mantap Sekali Pokoknya Gan sebagai judul mereka.

Ah, Mereka rajin sekali ternyata.

Tapi, tidak dengan gua. Selain karena malas membuat 100 puisi dalam satu malam, gua juga akan membuat yang berbeda. Tapi lebih banyak karena malasnya sih.

Ah, ternyata gua pemalas.

Sebelum kita melihat hasil karya dari puisi dari para penulis, kita jabarin dulu apa itu Puisi, Roman, dan Picisan.

Puisi, Roman, dan Picisan: Apakah itu?

Sumber: Thought Catalog

Menjelaskan Puisi, Roman, dan Picisan dengan singkat, padat, dan semoga jelas.

Puisi

Coba yang gak tau puisi itu apa, silahkan angkat tangan. Enggak ada? Okedeh udah pada tau, kan? Tapi karena gua baik hati, gua akan jelasin dikit. Mungkin ada yang malu untuk angkat tangan.

Puisi adalah seni tulis. Tulisan yang menyampaikan pesan melalui diksi dan pola tertulis. -Wikipedia

Nah, itu pengertian singkat dari Wikipedia. Jadi, kalau adik pacar kamu yang baru kelas 2 SD nanya, bisa jawab. Itu juga kalau punya pacar.

Roman

Sekarang, Roman. Lagi-lagi kita akan mendapatkan jawaban menurut Wikipedia.

Adalah salah satu genre sastra dalam bentuk prosa atau tulisan, yang isinya watak dan jiwa si Tokoh. Dan Roman, yang biasa kita kenal, adalah kisah percintaan.

Jadi, Roman adalah kisah cinta. Puisi Roman adalah Puisi Cinta.

Yak, selanjutnya!

Picisan

Kalau sekarang Picisan kita ambil pengertianya dari salah satu situs yang ada di Google. Menurut situs tersebut:

Picisan adalah sesuatu yang memiliki mutu rendah atau kualitas rendah.

So, Puisi Roman Picisan adalah Puisi Cinta yang tidak berkelas.

Apakah gua setuju? Tidak. Bagi gua, Picisan itu adalah sesuatu sederhana yang dapat dimengerti oleh semua orang. Kalau dibilang buruk, tidak juga. Buruk atau bagus kan relative.

Jadi, Puisi Roman Picisan menurut Sarungan adalah:

Puisi Cinta Sederhana yang dapat dimengerti semua kalangan.

Boleh setuju, boleh tidak.

Baca juga: Puisi Kahlil Gibran: Hidup dan Puisinya

Puisi Roman Picisan!

Dan sekarang, gua akan memberikan puisi-puisi cinta yang tentunya dapat dimengerti oleh semua orang bahkan yang tak berperasaan sekalipun.

(Boleh setuju, boleh tidak).

Tentunya puisi-puisi ini adalah puisi-puisi favorite gua. Dan semoga kalian suka, teman anda suka, orang terdekat anda suka, binatang peliharan anda suka juga.

Banyak bacot. Yuk, mulai.

Andrea Hirata dan Puisinya

Penulis satu ini memang senang sekali membuat puisi. Entah untuk dirinya atau ada di karya-karyanya. Berikut puisi karya dari Pak Cik:

Lena Untuk Sabari

Puisi Andrea Hirata

Puisi ini ada di dalam Novel Ayah karya Andrea Hirata, dan menjadi salah satu puisi kesukaan gua.

Sederhana dan mengena sekali, kawan. Gua sampai senyum-senyum sendiri.

Rindu

Puisi Andrea Hirata

Seperti

Puisi Andrea Hirata

Kawan, lagi-lagi gua tersenyum hanya dengan membaca puisi Pak Cik. Sungguh terlalu Pak Cik ini. Mau lagi? Santai, Boi.

Waktu

Puisi Andrea Hirata

Kawan, puisinya saja begitu menabjukan. Jadi, sangat disayangkan, jika kalian tidak belum pernah membaca novelnya.

Kita lanjut ke penulis selanjutnya ya!

Dee Lestari dan Puisinya

Penulis dari seri Supernova yang fenomenal, Perahu Kertas yang menyentuh, dan buku-buku lainya yang masuk jajaran buku terbaik. So, inilah beberapa puisi dari Mbak Dewi alias Dee.

Di Hatiku

Puisi Dee

Indah Sore Itu

Puisi Dee

Aku tak Pernah Berpaling

Puisi Dee

Puisi-puisi tersebut, menggambarkan kekaguman atas orang yang spesial, dan rasa yang tulus. Beruntung sekali jika dicintai oleh orang seperti itu.

Udah, ah. Gak usah galau. Lanjut lagi, yuk.

Tere Liye dan… apa?

Memang bukan puisi secara harfiah, namun sayang  benar untuk dilewatkan dari Bang Tere ini. Gas aja, lah ya.

Lepaskan! Lepaskan, Guys!

Tak ada yang berat dari melepaskan. Tapi, kita akan merasa lega pada akhirnya. Percaya atau tidak, itu benar-benar terjadi untuk yang berani melepaskan.

Siapa yang Masih Memendam?

Tetap sadar, kalau sesuatu atau seseorang bisa jadi bukan ditakdirkan untuk kita. Tetap sadar.

Yuk, Mulai Jadi Baik

Terus mengeluh, tanpa ada perubahan ke arah yang lebih baik, ya tidak akan ketemu jawabanya. Pertanyaanya adalah lebih baik menurut kita itu seperti apa?

Boleh Jadi, lho

Sungguh, gua salut sama orang yang selalu sabar akan ujian yang dikasih. Semoga mendapatkan keindahan kelak nanti.

Enak Gak, Garamnya?

Sekali lagi, tetap sadar. Masih banyak hal penting yang harus kita pikirkan.

Utamakan Kebutuhan!

Tetap sadar. Udah berapa kali gua bilang gini?

Jadi, Taruh di Mana Cinta Anda?

Ini berat, sih. WOI KENAPA MASUK KE PUISI ROMAN PICISAN?!

Simpan Air Matamu, Gurls

Udah, air matamu untuk berdoa kepada yang Maha Kuasa, saat bahagia melihat kedua orang tuamu, saat anakmu tumbuh besar, dan menangis banyak orang yang kau bantu. Gak bakal mubazir air matanya.

Diam-diam Cinta

Terus berdoa. Terus sadar.

Lama-lama ganti tagline, nih gua. Keep Pray. Keep Aware.

Kecewa

Ya, jangan terlalu menyalahi diri sendiri terus menerus, ya. Intropeksi diri tetap boleh.

Rahasiakan Dulu Cintamu

Buat apa pamer-pamer kalau ujungnya pisah?

Ikhlas akan Menjadi Indah

Ikhlas gak ikhlas, pasti ada penggantinya. Kalau kita ikhlas positif, dapat yang positif. Kalau ikhlas negatif, yang jangan kaget kalau negatif juga.

Udah Bisa Lega?

Asli, gua aja lega.

Udah

Yak, daripada thread ini tambah ngawur kidul dan sebagainya. Mari kita akhiri saja, ya. Semoga terhibur semuanya!

Keep Sarungan.

Leave a Comment