Halo! Gua adalah seorang fans Arsenal yang kebetulan suka baca buku, main game, olahraga, menabung, dan mengaji.

Puisi Kontemporer: Mengenal Puisi Modern + Filmnya

Puisi Kontemporer – Yoi, lagi-lagi gua akan membahas puisi. Masih belum suka puisi? Gak papa. Cobain jatuh cinta, lalu kamu akan menyukai puisi dengan sendirinya. Percaya sama gua.

Kalau kemarin udah bahas puisi lama, maka sekarang gua akan membahas puisi modern ini.

Dan pastinya dengan pembahasan yang menarik dan info-info lainya yang menghibur pastinya.

So, kita mulai aja, ya. Daripada gua ngebacot terus, ngomong ke sana-sini, nanti ujung-ujungnya malah bahas…

Bacot.

Puisi Kontemporer itu Apa?

Kontemporer pada KBBI artinya pada masa kini. Secara bahasa, Puisi Kontemporer adalah Puisi Modern. Puisi kontemporer ini adalah puisi yang ‘bandel’ karena terbebas dari ikatan bentuk dan irama. Membuat sang penulis puisi mempunyai kebebasan dalam menciptaknya.

Makanya jangan heran kalau mendengar puisi kontemporer ini ada kata-kata yang jorok ataupun kasar, ejekan, dan lainya. Karena gayanya ini tidak terikat akan kaidah-kaidah puisi pada umumnya, dan ciri yang berbeda tentunya.

“Anjing! Babi! Itu nama-nama hewan!”

Ya, gak gini juga. Itu emang niat ngatain orang.

Ciri-ciri Puisi Kontemporer

Nah, kita bisa tau itu puisi kontemporer atau bukan dengan mengetahui ciri-cinya. Dan ini adalah ciri-ciri puisi yang ‘nakal’ ini:

  • Sering terjadi percampuran atau penyatuan kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia dengan bahasa asing, bahasa daerah, atau bahasa dialek.
  • Pengulangan kata, frasa, atau kelompok kata sering kita jumpai. Makanya puisi ini bisa tidak wajar.
  • Bunyi adalah hal sangat penting dalam puisi ini. Keras atau merdu sangat krusial.
  • Macet bunyi dan nyaris tidak dapat dibaca karena hanya tampak tanda tanya yang disejajarkan adalah hal lumrah dalam puisi ini.
  • Idiom-idiom yang tidak konvesional atau yang tidak lazim sering kita temui dalam puisi ini.
  • Bentul tulisan (tipografi) pada puisi ini unik.
  • Gaya bahasanya pararelisme yang digabungkan dengan gaya bahasa hiperbola.

Nah, sekarang udah bisa mencirikan mana puisi kontemporer dengan puisi yang lainya, kan?

Puisi Kontemporer Punya Jenis juga

Seperti karya sastra lainya, karena banyaknya penyair yang membuat puisi kontemporer, maka puisi ini juga memiliki beberapa jenis-jenisnya.

Apa aja? Yuk, scrolling lagi.

1.      Puisi Mbeling

Enggak gua gak typo. Ini beneran mbeling namanya. Puisi ini identic dengan humor di dalamnya, bercorak kelarkar. Seringkali ada juga unsur kritik sosial di dalamnya.

Contoh karya Remy Sylado

 

2.      Puisi Idiom Baru

Kata dalam puisi ini dipakai sebagai alat untu berekspresi, dinyatakan dengan cara yang baru dan diberi nyawa yang baru.

3.      Puisi Suprakata

Jenis ini memakai kata-kata yang konvensional yang suka ditukar atau menciptakan kata-kata baru yang sebelumnya tidak ada kosa katanya dalam bahasa Indonesia. Puisi ini mementingkan bunyi juga ritme.

4.      Puisi Tipografi

Jenis ini melihat bentuk atau tampak fisik yang bisa memperkuat puisi tersebut.

5.      Puisi Multi Lingual

Kalau puisi ini memakai kata atau kalimat dari berbagai macam bahasa. Mau bahasa asing atau daerah, bebas.

6.      Puisi Mini Kata

Jenis ini seperti nama jenisnya, kata-kata dalam puisi ini jumlahnya sedikit, tambahanya adalah dengan symbol lain seperti huruf, garisan titik, atau yang lainya.

7.      Puisi Tanpa Kata

Asli, absurd abis nih jenis. Puisinya memakai titik-titik, garis, huruf atau symbol lain dalam mengekspresikan puisinya.

8.      Puisi Mantra

Jenis ini seperti sebagai jembatan penghubung untuk puisi lama dan puisi kontemporer. Karena puisi lama juga memiliki jenis ini. Tetap sama, puisi ini memiliki unsur mistik atau mister.

Gausah pusingin jenis-jenisnya, kalau kamu baca berbagai macam puisi kontemporer pasti mudah kok membedakan antar jenisnya atau terdapat berapa jenis dalam puisi kontemporer tersebut.

Lebih mudah dari membedakan dia sebenarnya anggap temen atau ngasih perasaan lebih.

Baca Juga: Puisi Kahlil Gibran

Unsur Puisi Kontemporer

Unsur yang paling menonjol dalam puisi kontemporer ada 4 saja. Apa saja?

  1. Unsur Bunyi

Bunyi menjadi hal penting dalam puisi ini. Makanya ada penekanan rima sampai pengulangan.

  1. Unsur Tipografi

Cara penulisan puisi ini kadanglah tidak wajar, namu tipografi adalah unsur penting karen adanya susunan baris atau bait dan car penulisanya seperti apa. Ada kata ataupun hanya symbol.

  1. Enjambemen

Pemotongan frasa atau kalimat.

  1. Unsur Kelakar

Pokoknya ada lucunya. Hehehe. Kayak perasaan aku ke kamu. Lucu, aku yang ketawa kamu diam.

Puisi Kontemporer dalam Film

Nah, kembali lagi dengan rubrik film yang bisa membuatmu semakin cinta dengan puisi ini.

Yuk, mulai!

1. Dead Poet Society (1989)

Film yang dibintangi oleh Robin Williams (Jumanji) dan memenangkan kategori skenario terbaik di ajang Academy Awards 1990 ini, menceritakan tentang seorang pengajar bahasa Inggris di sebuah sekolah khusus laki-laki yang menginspirasi murid-muridnya dan mengajak membuat puisi.

Rating IMDB: 8.1/10

2. Slam (1998)

Mempunyai bakat dalam puisi dan rap, tapi berada dilingkungan orang-orang yang menyukai kekerasan dan narkoba, adalah kendala bagi Saul Williams yang berperan sebagai Ray Joshua.

Film ini mendapatkan Film Drama Terbaik di ajang Grand Jury Prize di Festival Film Sundance tahun 1998.

Rating IMDB: 7.2/10

3. Poetry (2010)

Diperankan oleh Jeong-hie Yun sebagai Mija dalam film yang memenangkan kategori Skenario Terbaik di ajang Cannes Film Festival 2010 ini, mengisahkan tentang wanita berumur 60an yang tinggal bersama cucunya yang sedang masa puber. Untuk meningkatkan minatnya dalam berpuisi, bergabunglah dengan klub penulisan puisi.

Rating IMDB: 7.8/10

4. The Butterfly’s Dream (2013)

Berlatar pada masa perang dunia II di Turki, film ini menceritakan dua pemuda yang memiliki minat besar pada puisi. Bertaruh dengan puisi untuk memenangkan hati sang gadis pujaan mereka. Banyak juga ujian yang dialami oleh kedua pemuda tersebut.

Rating IMDB: 7.8/10

5. The Kindergarten Teacher (2015)

Diperankan oleh Maggie Gyllenhaal, film yang mengisahkan seorang guru yang terpesona oleh bakat mengarang puisi salah satu muridnya. Terus apa menariknya? Silahkan tonton trailernya.

Rating IMDB: 6.8/10

6. Paterson (2016)

Film yang yang berpusat pada Peterson, seorang supir bus yang diperankan oleh Adam Driver (Star Wars VII) yang menjalani hidupnya yang biasa saja, tapi mempunyai kebiasaan dalam menulis puisi di buku catatanya. Tonton bagaimana dia mengejar mimpi dan gairah hidupnya.

Memenangkan Film Terbaik dari FEST International Film Festival 2017 dan nominasi Palme d’Or di Cannes Film Festival 2016.

Rating IMDB: 7.4

7. DIlan

Udah tau lah.

8. AADC

Masih ada unsur puisinya.

9. 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta

Reza Rahardian’s Movie. Wajib tonton.

Udah

Oke, jadi itulah tentang puisi kontemporer. Jangan ragu untuk terjun ke dunia puisi. Mulai dari membaca karya Fiersa Bersari atau Andrea Hirata yang ringan. Gua yakin, pasti kalian akan suka.

Dan filmnya, sangat rekomendasi untuk kalian semua.

Keep Sarungan!

Leave a Comment