Khusus Kamu yang Berlumur Dosa! Panduan dan Niat Sholat Taubat!

Khusus Kamu yang Berlumur Dosa! Panduan dan Niat Sholat Taubat!

Banyak orang yang melakukan dosa dan menyesal melakukan perbuatan maksiatnya itu, namun masih banyak juga yang bingung bagaimana cara melakukan taubat atau sholat taubat atas dosa pribadinya tersebut. Entah itu tidak tau niatnya, bacaan yang disunahkan, atau kapan melakukan sholat taubat.

Kita akan mencoba kumpas tuntas dengan ringkas dan padat, tata cara sholat taubat agar kalian bisa segera ber-taubat dan tidak melakukanya lagi, alias taubatan nasuha.

Alhadi Ibrahim

Apa itu Sholat Taubat

niat sholat taubat

Sholat taubat adalah sholat yang bisa menjadi perantara untuk mendapatkan ampunan oleh Allah swt., kepada kita yang melakukan dosa, dengan berwudhu lalu melaksanakan sholat dengan khusyu’ meminta ampunan atas dosa-dosa yang kita lakukan.

Kenapa melakukan sholat taubat? Dengan alasan kita telah melakukan dosa, baik dosa besar atau kecil, dan harus melakukan taubat dan sangat dianjurkan untuk melakukan sholat taubat dengan khusyu’. Setelah itu alangkah baiknya jika selalu melakukan amal sholeh setelah melakukan sholat taubat, dan benar-benar meninggalkan dosa yang pernah ia lakukan (atau yang dilarang oleh Allah).

Sesuai dengan firman-Nya, dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 222:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah : 222).

Dalil Sholat Taubat

niat sholat taubat

Sholat taubat termasuk ibadah yang diatur dalam syariat Islam, dan seluruh ulama sepakat bahwa sholat taubat memang disyariatkan agama.

Sunan Abu Dawud (1521) dalam riwayat-nya, bahwa Abu Bakar As-Shidiq RA. mengatakan, “saya mendengar Rasulullah Shollahu ‘Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Salam berkata, ‘Barangsiapa yang berbuat dosa kemudian mensucikan diri dan melaksanakan sholat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, Allah akan mengampuninya.’” Kemudian Rasul membaca ayat ini:

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Artinya:

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui (Qs. Ali Imran (3): 135).

Dalam riwayat Ahmad (26998), bahwa Abu Darda RA. berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shollahu ‘Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wa Salam berkata, ‘Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna, kemudian berdiri untuk melaksanakan sholat dua atau empat rakaat, dengan khusyu’, lalu meminta ampun kepada Allah, maka Allah akan mengampuninya (Hadist Hasan).

Kapan Waktu yang Tepat untuk Sholat Taubat?

Sholat taubat termasuk juga ibadah yang Mustahab atau yang dilakukan Rasulullah satu atau dua kali, tidak rutin. Berarti sholat ini sangat disarankan oleh orang muslim yang memutuskan untuk bertaubat atau meminta ampun dari maksiat atau dosa yang ia kerjakan, entah itu pertaubatanya segera setelah melakukan maksiat atau dikemudian hari.

Dan kita tau, umur tidak ada yang tau. Ajal bisa tiba-tiba datang menjemput. Maka sebaiknya sesegera mungkin untuk melakukan taubat. Yang mengerikan adalah saat kita maksiat, nyawa kita dicabut.

Jadi, sholat taubat itu bisa kapan saja dan lebih disegerakan walaupun pada waktu dilarang melakukan sholat (Majmu’ Al-Fatwa, Ibnu Taimiyah, 23/215, Darul Wafa’). Dan itu juga sebelum pintu taubat tertutup yaitu ketika ajal menjemput atau matahari terbit dari barat.

Panduan Utama Sholat Taubat

Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Bakar RA., sholat taubat berjumlah 2 rakaat dan dilakukan sendiri, karena ini merupakan sholat sunnah yang tidak dilakukan secara berjama’ah. Lalu diwajibkan untuk meminta ampunan Allah, seperti yang ada dalam hadist riwayat Abu Bakar RA.

Untuk surat yang dibaca saat sholat tidak ada yang khusus, boleh panjang atau pendek, yang penting kita bisa khusyu’ saat sholat. Karena Nabi-pun tidak mengkhususkan surat apapun.

Lalu, disyariatkan agar setelah sholat taubat, jika melaksanakan amalan sholeh dan tetap berada di jalan yang lurus karena ini perintah Allah.

وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا ثُمَّ اهْتَدَىٰ

Artinya:

Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar. (Qs. Tha Ha (20): 82).

Tata Cara Sholat Taubat

niat sholat taubat

Sholat taubat sama seperti sholat sunnah 2 rakaat pada umumnya, diawali dengan niat diakhiri dengan salam. Jadi, sepertinya tidak perlu saya tulis rukun sholatnya, ya. InsyaAllah sudah tau semua.

Niat Sholat Taubat

Bacaan niat sholat taubah nasuha yakni usholli sunnatat taubati rokaataini lillahi ta’aala.
Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah. Bisa juga dengan bahasa Indonesia dan hanya dibaca dalam hati saja. Tidak perlu bersuara.

Doa-doa Taubat

Ada banyak doa-doa untuk kita bertobat, walaupun dengan bahasa kita sendiri sudah bisa dibilang taubat. Namun, mari kita juga memakai doa yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadist.

Doa Taubat dari Al-Qur’an

قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ ۖ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُن مِّنَ الْخَاسِرِينَ
Dia (Nuh) berkata, “Ya Rabbku, sungguh aku berlindung kepada-Mu untuk memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tidak tahu akan hakikatnya. Jikalau Engkau tidak mengampuniku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang yang rugi.’” – Q.S. Hud (Nabi Hud) [11]: 47.

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Rabb kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. …
Dan terimalah taubat kami. Sungguh, Engkaulah Maha Penerima taubat, maha penyayang.” – Q.S. Al-Baqarah (Sapi Betina) [2]: 127, 128.

Doa Taubat dari Hadist

رَبِّ اغْفِرْلِيْ، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُوْرُ
Ya Rabbku, ampunilah aku dan terimalah taubatku. Sungguh, Engkau Maha Penerima taubat lagi Maha Pengampun.

Penutup

Manusia tidaklah luput dari dosa dan kesalahan. Sudah sepantasnya kita istighfar dan meminta ampun setiap harinya, karena kita tidak tau ampunan yang mana yang diterima oleh Allah, dan tidak ada yang menjamin kita bisa hidup setelah melakukan dosa.

“Setiap anak Adam pasti sering melakukan dosa dan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah orang yang rajin bertaubat”. (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, hasan)

Leave a Reply

Close Menu