Halo! Gua adalah seorang fans Arsenal yang kebetulan suka baca buku, main game, olahraga, menabung, dan mengaji.

11 Foto Produk agar Jualanmu Makin Laris (Hanya Menggunakan HP)+Film!

Dalam berjualan, pastinya kita harus menyertakan foto atau gambar produk kita. Nah, gua akan memberikan beberapa tips yang bisa membuat foto-foto produk-mu makin ciamik. Pastinya gampang (asal banyak mencoba). Dan kerenya, hanya pakai handphone kamu itu!

Yuk langsung mulai!

Background

Background coklat
Sumber: Innetzone

Background untuk produkmu juga bisa macam-macam. Tergantung barang apa yang ingin kamu jual. Misal produk kecantikan, bisa kamu taruh di atas Kasur dengan karpet kecil yang berbulu putih, atau sebagainya. Nah gua akan membuat list background yang bisa menjadi pilihanmu untuk foto. Yang pastinya Instagramable.

  1. Backgroun Putih
Studio Mini
Sumber: aliexpress

Background putih ini yang paling gampang untuk masuk ke berbagai macam produk. Makanan, kosmetik, mainan, elektronik, baju muslim, dan sebagainya.

Warna putih juga membuat menonjolkan sisi detail dan kesan cerah dari produk kita.

Tidak perlu menyewa studio photo, anda bisa membuatnya sendiri dengan HVS atau karton putih, selotip, meja, atau dinding. Bisa lihat videonya di sini.

  1. Outdoor
Sepatu Vans
Sumber: Omsepatu

Outdoor juga bisa menjadi pilihan kita. Apalagi produk kita berhubungan dengan alat-alat yang biasa dipakai. Misalnya sepatu, sepedah, motor, bunga hias, dan lain-lain.

Yang penting saat memakai background outdoor adalah warna background jangan sampai menghilangkan atau membuat sebagian produk kita malah tidak terlihat. Misal, kamu mau foto sepatu berwarna hijau cerah, maka hindari background yang banyak rumput-rumputnya, dan ganti dengan aspal atau batu jalanan.

  1. Kasur
Kosmetik
Sumber: Beauty Journal

Gua gak tau yang dipakai Kasur beneran apa bukan, yang jelas gua melihat banyak produk-produk seperti buku atau kosmetik, backgroundnya adalah Kasur beserta seprei dan bantal. Tetep, warnanya putih. Foto jenis gini, sering gua lihat di Instagram. Jadi, Instagram bisa menjadi tempat untuk insirasi jamu.

Cara ambil gambarnya dari atas atau biasa disebut flat lay. Jangan lupa, edit hasil fotomu agar lecekan sprei tidak mengganggu.

  1. Background untuk Produk Makanan dan Minuman
Produk makanan
Sumber: IDN Times

Makanan menjadi produk yang paling simple, dan tidak bergantung pada background. Memakai meja polos warna coklat, bisa. Tangan orang yang sedang nyendok makananmu, atau hanya memegang tempat makananmu, udah bagus. Atau dengan background putih seperti nomor satu, bisa banget.

Atau secangkir coffee yang ada late art-nya bersama kue-kue kering yang ditaruh dekat jendela sering ditemui di akun-akun coffeshop.

Yang perlu diperhatikan dari foto produk makanan, adalah komposisi yang pas.

Itulah macam-macam background untuk produkmu. Kalau kamu punya saran lain untuk background, bisa tulis dikolom komentar, ya.

Pakai Model

Gamis Hanzhalah

Kalau kamu menjual produk yang bisa dikenakan, seperti baju dan celana (clothing), topi, atau sepatu, tidak ada salahnya menggunakan model. Model di sini bukan berarti model professional, temanmu yang bisa diminta tolong dan termasuk orang yang good looking bisa menjadi modelnya.

Gak punya temen?

Tenang, kamu sendiri bisa menjadi modelnya. Kalau kamu merasa kurang pede, photo sebagian dirimu saja yang sedang mengenakan produkmu.

Kenapa harus menggunakan model?

Keuntungan dengan menggunakan model, bisa memberi gambaran pada pembeli.

Pencahayaan

Pencahayaan
Sumber: Kelase

Cahaya harus diperhatikan. Apalagi kalau anda memakai outdoor untuk foto produknya. Belum lagi kalau anda memakai kamera HP yang tidak se-sensitif kamera DSLR, maka cahaya sangat diperlukan untuk memfoto produk kamu.

Biar hasilnya makin menarik, ada jam-jam bagus untuk pencahayaan. Yaitu saat posisi matahari tidak terlalu tinggi, yaitu jam 8-9 pagi atau jam 4-5 sore.

Kalau anda mengambil foto di dalam ruangan atau studio mini anda, anda bisa menggunakan lampu tambahan.

Mas Denny, fotografer senior majalah Femina, ngasih tips untuk arah cahaya yang bagus digunakan.

  • Depan: Inia rah cahaya paling jelek karena akan terlihat flat. Berlaku untuk foto muka. Cahaya dari arah depan berpotensi bikin hidung kita makin pesek. Apa lagi kalau udah pesek.
  • Samping: Cahaya ini bisa dikatakan sebagai arah cahaya yang paling bagus. Selain memunculkan sisi-sisi yang jarang terlihat dari sebuah objek yang berarti uni, cahaya dari samping juga bagus karena akan memunculkan gradasi. Banyak orang yang bilang ada gradasi alias bayangan gak bagus buat foto, itu hanyalah mitos. Karena bayangan dan gradasi akan membuat foto kita mempunya dimensi.
  • Belakang: Cahaya arah ini bisa kita gunakan apabila kita menginginkan berkas-berkas cahaya di tepian objek. Bisa digunakan untuk produk mainan atau action figure yang membutuhkan effect-effect tertentu.
  • Atas: Cahaya dari arah atas akan membuat objek jadi keliatan pendek.
  • Bawah: Kalau fotonya adalah orang, cahaya dari bawah membuat orang macam hantu. Tapi cahaya arah bawah ini bermanfaat untuk Teknik Flatlay objek yang mengkilat.

Tema

Tentukan temanya, harus relevan dengan produknya. Gali lagi idemu biar semakin menarik. Kira-kira produkmu bisa di matchingkan dengan apa.

Misal, kamu jualan sepatu sket, gak ada salahnya digabungkan dengan skateboard.

Bagaimana Kualitas Kamera HP-mu?

Camera Handphone
Sumber: Digitaltrends

Kamera hp sekarang sudah bagus-bagus, semurah apapun hpnya. Jadi setting kamera hp-mu seperti ISO yang tepat, White balance yang sesuai dan lain-lain. Ya, semua punya kelebihan masing-masing. Jadi, kamu harus tau bagaiamana kualitas kamera hp kamu.

Angle Photo

Angel Photo

Pemebeli pasti ingin melihat seluruh detail produkmu, maka jangan lupa untuk masukan setiap sisi produkmu. Apalagi kalau kamu jualan elektronik ini. Bahkan sampai spesifikasi dalamnya harus diphoto agar pembeli semakin percaya.

Begitu juga pakaian. Kadang tagnya harus kasih liat, jaitan bajunya, sablonanya, dan sebagainya. Tapi tetep, diambil dengan sebaik-baiknya. Berlaku juga untuk baju anak.

Bisa juga melihat hasil dari salah satu brand tanah air, Kattoen, seperti di bawah ini:

Komposisi Gambar

Mas Denny juga mengatakan, objek foto kita gak mesti ada di tengah-tengah gambar. Malah Mas Denny menyarankan bagian-bagian dari objek kita masih ada yang dirahasiakan, agar terkesan menarik atau penasaran.

Bisa 100%, 75%, atau 50% bagian objek yang ada pada gambar. Dan foto di bawah ini, yang pertama 100%, 75%, dan 50%. Mana yang paling menarik?

Strawberry 100%

Starwberry 75% Strawberry 50%

No Zoom

Hindari zoom melalui kamera hp. Karena zoom in akan membuat pecah gambar. Ya, kalau hp kamu yang harganya di atas 10jt atau dulu rilis 10jt-an mungkin tidak masalah.

Inget, kembali kenali kualitas kamera anda.

Tapi, jikalau butuh foto yang dekat, sebisa mungkin dekatkan hp mu yang ke produk. Untuk mengurangi resiko gambar yang kurang baik.

Baca Juga: Tips Instagram Stories Keren

Jangan Blur

Camera hp stabilizier
Sumber: Liputan6

Terkadang kita suka asal ambil gambar, dan hasilnya ngeblur. Nah, kamu jangan sampai membuat produkmu keliatan ngeblur.

Atur shutter lag, jeda waktu antara saat kamu memencet shutter dan saat kamera mulai mengambil gambar. Kenali waktu jeda dengan baik. Kalau gak pake tripod, tetap tenang megangnya.

Semakin stabil kamera, semakin bagus hasil gambarnya. Gunakan benda yang lebih stabil sebagai sandaran, pohon atau tembok misalnya.

Edit

Edit photo
Sumber: YaTekno

Edit juga perlu. Misal pencahanyaan, dan sebagainya. Tapi jangan sampai kamu memanupulasi gambar karena nanti seakan-akan kamu gak jujur dalam berjualan.

Edit foto untuk rapihkan saja. Misal ada benda-benda asing yang mengganggu, atau untuk crop sebagian agar lebih menarik. Jangan sampai pembelimu merasa ditipu, ya.

Watermark

Watermark Product

Biar fotomu gak dicolong, watermark adalah hal penting sebelum kita mau upload gambar. Jangan taruh watermark di pojok gambar, karena mudah dihapus.

Taruh watermark ditengah-tengah gambar, namun jangan lupa set ke transaparan, biar gak nutupin gambar produk.

Film tentang Produk

Seperti biasa gua kembali di rubrik film. Karena tema artikel ini fotografi tentang produk, gua kurang dapet referensi tentang film semacam ini. Gua juga udah nyari, namun belum ketemu. Kalau ada yang tau, boleh tulis di kolom komentar.

Tapi gua akan ngasih rekomendasi dua film yang berhubungan dengan produk dan menyebarkan produk kita lewat media sosial.

Chef (2014)

Mengisahkan tentang Chef Carl Casper (Jon Favreau) yang dipecat karena beradu mulut dengan kritikus makanan. Karena dia Chef yang hebat, dia membuat food truck dan mulai jualan di seluruh penjuru negeri.

Kita akan melihat bagaiamana sang anak Chef yang ikut dalam perjalanan ayahnya, mempromosikan produk-produk makananya lewat social media. Dan hanya menggunakan hp. Cek trailernya di bawah ini.

Rating IMDB: 7.3/10

Joy (2015)

Perjuangan seorang wanita muda bernama Joy (Jennifer Lawrence) untuk kehidupan finansialnya yang lebih baik, dia menciptakan sebuah produk dan memasukan produknya ke acara shopping tv show.

Kita akan menyaksikan bagaiamana seorang yang tidak berpengalaman di depan kamera, akan memasarkan produknya dengan penjelasan yang ringan tapi tetap detail.

Rating IMDB: 6.6/10

Udah

Oke, itu adalah hal-hal dalam fotografi pada produk. Mau apapun barang daganganmu, hp, baju anak, makanan dan minuman, dan sebagainya, akan mati kalau kamu tidak jujur dengan gambar yang kalian tawarkan ke pembeli.

Keep Sarungan!

3 thoughts on “11 Foto Produk agar Jualanmu Makin Laris (Hanya Menggunakan HP)+Film!”

Leave a Comment