Tips, Trick, dan Kenali Aerial Photography yang Menginspirasi Anda!

5 min read

aerial photography

Aerial Photography dikenal sebagai teknik memotret permukaan Bumi atau salah satu bagian dari lapisan atsmosfer dengan kamera yang dipasang dipesawat terbang, roket, atau satelit yang mengorbit Bumi dan pesawat ruang angkasa lainya.

Sebagian pendapat lain menyebutkan, Aerial Photography adalah salah satu jenis fotografi yang berasal dari kata aerial yang artinya adalah udara, dan jika digabungkan akan berarti pengambilan gambar atau shoot dari udara, dengan bantuan kendaran terbang seperti pesawat, helikopter atau menggunakan drone, dengan tujuan menciptakan sudut pandang yang lebih dramatis dan spektakuler.

Nah, tadi kita sudah tau pengertian dari apa itu aerial photography, sekarang kita akan membahas lebih jauh tentang jenis fotografi ini. Kita akan membahasa sejarah kapan dimulainya ada pengambilan gambar melalui udara dan pencetusnya, lalu bagaimana teknik-teknik dan tips agar bisa mengambil gambar yang baik, sampai contoh gambar para pemenang penghargaan aerial photography ini.

Yuk, kita mulai saja perkenal dengan aerial photography ini.

Baca Juga:
25+ Jenis Fotografi yang Wajib Anda Ketahui (dan Contoh)!
Teknik Fotografi dan Komposisi Fotografi Untuk Para Pemula!

Sejarah Aerial Photography

Pada tahun 1858 seorang photographer berbangsa prancis yang bernama Felix Tournachon berhasil mengambil gambar di udara dengan balon udara. Sayang beribu sayang, adanya technical issue membuat gambar foto dari udara pertama kali ini tidak bisa di-preserved.

Dan yang tercatat sebagai pencetus dan yang memperkenalkan jenis aerial photography adalah James Wallace Black yang karyanya sudah diarsipkan sebagai foto aerial pertama di dunia.

aerial photography 2
Boston, as the Eagle and the Wild Goose See It by J.W. Black (Courtesy of metmuseum.org)

Karyanya bernama ‘Boston, as the Eagle and the Wild Goose See It’ yang mengambil latar objek kota boston yang berada di daerah pemukiman yang padat.

Aerial Photography dan Layang-layang

Dengan melihat prestadi Black dan foto udaranya, kemudian banyak para photographer bahkan ilmuwan yang sangat tertarik dengan jenis fotografi aerial. Semua berbondong-bondong untuk bisa menciptakan karya foto udara dengan kualitas dan gambar yang lebih baik.

Namanya adalah Arthur Batut yang berhasil membuat aerial photography dengan bantuan layang-layang yang diberi kamera ber-timer. Maka jadilah pemandangan hebat dari atas kota Labruguiere, Prancis pada tahun 1889.

aerial photography 3
Image of Labruguiere from kite-attached camera by Arthur Batut (1889)

Burung Merpati Asal Mulanya Drone

Para penggiat photographer tidak berhenti di layangan saja, mereka terus mengulik bagaimana bisa mendapatkan foto dari udara yang mereka inginkan, dan tentunya lebih baik dari para pendahulunya.

Pencetus selanjutnya adalah Julis Neubronner, seorang penemu asal Jerman, membuat cabang lagi dari aerial photography ini, yaitu pigeon photography. Ya, dia menggunakan burung merpati sebagai pengganti layangan-nya Arthur untuk mengambil foto dari udara.

Bavarian Pigeon Corps, yang digunakan oleh Julius Neubronner untuk menciptakan foto aerial

Dengan mengikatkan kamera kecil pada burung merpati, Julius sudah men-setting untuk mengambil gambar setiap 30 detik. Dengan begitu, otomatis gambar yang diambil akan banyak dan dari berbagai angle, tergantung bagaimana dan kemana burung itu terbang.

Tidak jarang sebagian lensa kamera tertutup sayap burung, yang membuat gambar itu menjadi menarik. Dan tidak jarang juga merpati yang membawa kamera ditempat pemburu ataupun dimangsa predatornya.

aerial photography 5
Hasil foto aerial Julius Neubronner (1903)

Setelah melalui balon udara, layang-layang, sampai menggunakan binatang unggas seperti burung merpati, penelitian dan eksperimen aerial photography belumlah selesai, namun terus berkembang pesat sampai akhirnya kita bisa mendapatkan gambar dari udara melalui drone hingga kita bisa mengambil gambar planet Bumi dari luar angkasa. MasyaAllah luar biasa.

Cerita dan sejarah awal bagaimana mulanya aerial photography ini sangat menarik untuk diketahui dan dibagikan. Ini juga bentuk mengingat dan menghargai para photographer yang ber-eksprimen-eksperimen yang awalnya dipandang aneh, namun bisa menjadikan sekarang ini gambar yang bisa dinikmati dan menginspirasi banyak orang.

Baca Juga:
3 Cara Edit Foto Urbex dengan Lightroom (Hanya Menggunakan HP)
11 Foto Produk agar Jualanmu Makin Laris (Hanya Menggunakan HP)+Film!

Tips Aerial Photography dengan Helikopter

1. Dengan penerbangan yang pintunya boleh dibuka

aerial photography
Marvin Rheinheimer

Memang mahal memotret dari helikopter dengan pintu terbuka. Tapi kalian akan mendapatkan pemandangan yang indah, spot terbaik, dan menghasilkan jepretan yang mengesankan. Apalagi kalian akan merasakan hebusan angin dan sesansi yang berbeda saat di atas subjek yang ingin anda potret.

Kalau anda sudah memutuskan untuk terbang, janganlah membawa barang berlebihan. Pilih barang yang benar-benar anda butuhkan, bukan yang ‘siapa tau butuh.’ Karena bisa jadi, barang yang tidak perlu anda butuhkan akan membahayakan penerbangan anda. Jangan juga terlalu heboh sampai membuat helikopter terancam. Nikmatin momen-mu, selalu jaga keselamatan, dan ambil gambar sebanyak mungkin!

2. Gunakan Shutter Speed yang Cepat

Untuk mendapatkan hasil yang bagus, atur kecepatan shutter speed di 1/500 (untuk lensa 24-70mm). Semakin lama focal length, semakin cepat juga Anda harus memotret. Gunakan juga shutter priority mode agar semakin mudah mengaturnya.

Walaupun begitu, helikopter juga bisa terbang lebih pelan dan bisa melayang jika memang dibutuhkan, yang bisa membuat anda untuk mengambil gambar dengan shutter speed yang lebih rendah.

Untuk bisa mendapatkan shutter speed yang cepat dan menjaga depth of field di waktu yang sama, anda harus meningkatkan ISO-nya. Biasanya mulai dari ISO 640 dan penyesuaian ke atas atau ke bawah, tergantung bagaimana pencahayaan yang anda dapatkan saat memotret.

3. Persiapkan Kamera

dimagio

Siapkan kamera anda sebelumnya. Sebagian aerial photographer, berarti mengatur ke mode tercepatnya. Ada juga opsi untuk memilih aperture priority mode karena bisa berluktuasi-kan cahaya, dan meningkatkan ISO anda untuk mencegah blur yang tidak diinginkan.

Karena nantinya mengambil gambar dengan kendaran yang bergerak, anda harus seimbangkan antara F-stop dan ISO untuk mendapatkan potret-an sebanyak mungkin. Bisa memakai ISO 1000 dan aperture serendah 2,8 tergantung pada panjang fokus dan waktu penerbangan.

4. Perbaiki Distorasi Pasca-Produksi

Setelah ambil gambar, edit-edit deh bisa pakai photoshop atau software lainya.

5. Pilih Kamera dan Gear yang Paling Cocok!

aerial photography
Jimmy ZH

Bawa lensa yang anda perlukan, karena jika sudah terbang, anda tidak boleh memutuskan untuk kembali dan mengambil lensa anda. Saran, daripada gonta-ganti lensa, bawalah 2 kamera dengan lensa yang berbeda. Namun, jika hanya bisa bawa 1 kamera, pilih yang paling cocok dengan anda.

Lensa wide angel atau lensa telephoto (seperti 70-200mm atau ultra wide seperti 16-35mm), biasa digunakan untuk aerial photography. Jika mengambil gambar melalui jendela tertutup, pastikan jendelanya sebersih mungkin. Pakai filter polarisasi untuk mengurangi silau.

Tips Memotret Aerial Photography dengan Drone

1. Ketahui Fitur Drone

Explore lebih dalam drone anda yang gunakan, agar kalian bisa memakai drone dengan benar dan maksimal. Apakah drone kalian punya banyak koleksi gerak yang mudah diatur? Ada mode yang bisa mengikuti kita? Apakah kameranya bisa stabil saat memotret dan bisa menyesuaikan dengan angin? Pokoknya kenali betul drone anda.

Jangan lupa untuk uji coba drone anda, di area terbuka. Berapa jam dia bisa terbang dan bagaimana pergerakanya saat terbang. Berapa lama baterainya bertahan, dan bagaimana anda bisa mengatur kameranya saat drone terbang. Ini akan membantu anda mendapatkan potret yang indah.

2. Jaga Aksesoris Drone

Mark Eviota

Ada beberapa drone yang memiliki beberapa gear atau aksesoris khusus seperti kamera internal, dudukan untuk memasang GoPro, DSLR, atau yang lainya. Ada juga drone yang bisa menyiarkan video secara live dan mengontrolnya dengan ponsel anda.

Jangan lupa untuk menjaga chargeran, pembersih, baterai tambahan, dan yang lainya. Ini untuk ‘P3K’ drone yang anda gunakan. Dan anda bisa dengan tenang memakai drone untuk Aerial Photography.

3. Ikuti Aturan yang Berlaku

Beberapa tempat memiliki aturan dilarang menerbangkan drone, dan anda jangan sekali-kali mencoba melanggar drone. Ikuti aturan yang berlaku atau anda akan kehilangan drone. Walaupun anda bisa membeli lagi, anda akan memiliki catatan kriminal!

Jangan lupa hati-hati saat menerbangkan drone anda juga. Atur ketinggian jangan sampai membahayakan orang yang berjalan atau kendaran yang melaju untuk mencegah kerusakan dan kecelakaan.

4. Atur Kamera Anda

mohamed Hassan

Jangan lupa selalu setting kamera anda yang ada di drone maupun kamera eksternal yang dipasangkan ke drone. Atur dengan tujuan dan kebutuhan anda untuk memotret aerial photography.

Cari tau komposisi dan setting pas di Internet, majalah, blog, dan grup untuk bisa mendapatkan kualitas gambar terbaik anda. Lama-kelamaan anda yang amatir bisa menjadi yang profesional!

Contoh Foto Aerial Photography Terbaik!

Sekarang kita akan melihat kumpulan foto atau photo aerial photography yang terbukti sudah memenangkan banyak penghargaan. Ini akan menjadi inspirasi-mu untuk terus berkarya, belajar, berkembang, dan menjadi lebih baik. Tidak masalah jika tidak menjadi yang terbaik (semua punya momentum dan fasenya), yang terpenting usaha kita yang terbaik bagi diri kita sendiri.

Siap-siaplah menahan napas karena ketakjub-an foto udara di ciptaan Yang Maha Kuasa ini. Let’s go!

best aerial photography 1
Foto oleh sebastianmzh

Foto ini diambil oleh photographer bernama Sebastian. Tempat pengambilan gambarnya adalah gunung di Landwasserviadukt, Switzerland. Karya ini berhasil menyabet kategori People’s Choice Prize dengan judul Red Train.

best aerial photography 2
Foto oleh Deryk Baumgärtner

Dengan karya yang berjudul Mont Saint Michel, Deryk Baumgartner berhasil memenangkan kategori Grand Prize.

best aerial photography 3
Foto oleh 邱 会宁

Dengan komposisi unik dan menakjubkan, bebek-bebek yang seperti bunga ini berhasil menduduki peringkat ke-3 penghargaan Prize Winner in Fun Category. Sedangkan judul karyanya adalah “花瓣雨”

best aerial photography 4
Foto oleh Khánh Phan

Gambar yang mengesankan dan bikin kita tersenyum ini berhasil memenangkan Prize Winner in Fun Category, dengan judul Flowers on the Water.

best aerial photography 5
Foto oleh Michal Sadowski

Sama dengan Red Train, foto karya Michal Sadowski ini pernah memenangkan People’s Choise Prize dengan judul Infinity Road: Summer vs. Winter.

Itulah lima foto terbaik aerial photography yang bikin kita merinding! Untuk mengetahui lagi foto-foto dengan tema serupa anda bisa mengunjungi ini.

Footage Aerial Photography Keren

Penutup

Tadi adalah bahasan kita mengenai Aerial Photography. Bagaimana? Apakah kalian sudah bisa menangkap keistimewaan dan tantangan memotret dari udara ini? Sudah terkagum-kagum dengan para juara Aerial Photography? Jadi atau tidaknya kalian menjadi profesional ditentukan hari ini, saat anda memutuskan untuk bergerak dan mencoba atau tidak melakukan sama sekali.

Sampai jumpa di sesi fotografi lainya, semoga informasi ini bisa bermanfaat ya!

Keep Sarungan!

2 Replies to “Tips, Trick, dan Kenali Aerial Photography yang Menginspirasi Anda!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *